ANALISIS PEMIKIRAN IBRAHIM MUSTHAFA DALAM PERKEMBANGAN ILMU NAHWU: ANALISIS KRITIS DAN EPISTEMOLOGIS
DOI:
https://doi.org/10.55120/sirajuddin.v4i2.2139Kata Kunci:
Ibrāhīm Muṣṭafā, Ilmu nahwu, Pembaharuan Epistemologis.Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemikiran Ibrāhīm Muṣṭafā dalam pembaharuan ilmu nahwu melalui pendekatan kritis dan epistemologis. Tokoh ini dikenal sebagai reformis dalam bidang gramatika Arab yang berusaha menyederhanakan dan memodernisasi ilmu nahwu agar lebih fungsional, komunikatif, dan relevan dengan kebutuhan pembelajaran kontemporer. Melalui karya utamanya Iḥyā’ an-Naḥwi, Ibrāhīm Muṣṭafā menyampaikan kritik tajam terhadap kerumitan teori klasik, khususnya konsep ‘āmil, sistem i’rab, dan pendekatan analogi yang dinilai terlalu spekulatif dan membingungkan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka dan analisis epistemologis-komparatif, terutama dengan membandingkan konstruksi pemikiran Ibrāhīm Muṣṭafā dengan Imam Sībawaih sebagai tokoh sentral ilmu nahwu klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ibrāhīm Muṣṭafā menawarkan transformasi mendalam dalam struktur, istilah, dan metode pengajaran nahwu yang lebih sederhana dan bermakna. Gagasannya merepresentasikan pergeseran paradigma ilmu nahwu dari pendekatan tekstual ke arah praktis dan kontekstual, sekaligus menjadi jembatan antara tradisi klasik dan dinamika linguistik modern.
Referensi
Anwar, K. (2021). Nahwu Sufistik: Kajian Tasawwuf dalam Kitab Nahw Al-Qulub Karya Imam Al-Qusyairi. Tsaqofiya : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab, 3(2), 158–175. https://doi.org/10.21154/tsaqofiya.v3i2.74
Farid Ahmad Zulqornaen. (2025). Pengaruh Khalifah Ali Bin Abi Thalib Dalam Lahirnya Ilmu Nahwu: Studi Sejarah Awal Pembentukan Kaidah Bahasa Arab. Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi, 2(3), 275–290. https://doi.org/10.71282/jurmie.v2i3.206
Holilulloh, A. (2020). Kontribusi Pemikiran Nahwu Imam Sībawaih dan Ibrāhīm Muṣṭafā dalam Linguistik Arab (Studi Komparatif Epistemologis). 8.
Ifadah, U. F. (2023). Analisis Bentuk Variasi Makna Kalam Insyā’ Ṭalabī dalam Surat al-Anfal. Tamaddun: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam, 22(2), 145–157. https://doi.org/10.19109/tamaddun.v22i2.15273
Permana, F. (2018). PENDIDIKAN ISLAM DAN PENGAJARAN BAHASA ARAB PADA MASA DINASTI UMAYYAH. Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan, 47. https://doi.org/10.35931/aq.v0i0.74
Rabiul Farra Tazkiyatun. (2024). Divergensi Mazhab Nahwu: Kajian Komparatif Aliran Basrah-Kufah. Dewantara : Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora, 3(2), 245–254. https://doi.org/10.30640/dewantara.v3i2.2639
Ramadhan, A. T. (2020). Sejarah Generasi Awal Madrasah Nahwu Bashrah dan Pengaruhnya terhadap Metode Pengajaran Nahwu di Mesir. Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial dan Sains, 9(2), 243–256. https://doi.org/10.19109/intelektualita.v9i2.5634
Rasikhullah, A. N., & Ahmad, L. T. (2023). Kontradiksi Mushaf Al-Quran Standar Indonesia Dari Penulisan Kaidah Imla Hamzah Al-Qath’i & Al-Washli Pada Surah Al-Kahfi. `A Jamiy : Jurnal Bahasa dan Sastra Arab, 12(2), 429. https://doi.org/10.31314/ajamiy.12.2.429-439.2023
Salim, L. (2017). Sejarah Pertumbuha dan Perkembangan Bahasa Arab. Diwan : Jurnal Bahasa dan Sastra Arab, 3(1), 77. https://doi.org/10.24252/diwan.v3i1.2928
Taufik, S. Ag., M.A, T., S. Ag. ,. M. A. (2020). Mazhab-Mazhab Ilmu Nahwu Dalam Sastra Arab Klasik. AL-AF’IDAH: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Pengajarannya, 4(1), 65–87. https://doi.org/10.52266/al-afidah.v4i1.498
Zubaidillah, M. H. (2018). Pengantar Ilmu Nahwu Belajar Bahasa Arab Sampai Bisa. Open Science Framework. https://doi.org/10.31219/osf.io/gm5e7







